Gambar : ilustrasi/sarangkumedia
Selama ini kita percaya bahwa HP baterai besar itu pasti tebal, berat, dan jelek. vivo Y600 Pro datang membawa bukti sebaliknya dan dengan harga yang bikin dua kali baca.
Banjarnegara, vivo resmi meluncurkan vivo Y600 Pro di China pada 27 April 2026, dan angka yang paling bikin orang berhenti scroll adalah ini: baterai 10.200 mAh. Bukan salah baca. Ini memang kapasitas baterai yang setara dengan powerbank kebanyakan orang tapi masuk ke dalam HP setipis 8,15 mm dengan berat 221 gram. Pencapaian teknis yang, kalau dipikir-pikir, cukup gila untuk segmen harganya.
Yang membuat lonjakan ini lebih mengesankan adalah teknologi di baliknya. vivo menggunakan baterai silicon-carbon semi-solid-state generasi kedua dengan kandungan silikon 15% dan kepadatan energi 886 Wh/L, teknologi yang biasanya kita jumpai di produk-produk premium. Hasilnya bukan sekadar kapasitas besar, tapi baterai yang stabil di suhu ekstrem dari -20°C hingga 40°C, dan diklaim masih mempertahankan 80% kapasitasnya setelah enam tahun pemakaian normal.

Untuk daya tahan, angkanya cukup memukau: siaga hingga 16,7 hari, panggilan telepon sampai 47 jam, putar video 28 jam, atau navigasi GPS 16 jam. Saat baterai akhirnya habis, pengisian 90W menjanjikan penuh kembali dalam waktu kurang dari 80 menit. Dan bonus yang jarang ada di kelas ini: ada fitur reverse wired charging, artinya HP ini bisa bertindak sebagai powerbank darurat untuk perangkat lain.
Di sisi performa, vivo Y600 Pro menjadi ponsel pertama di dunia yang ditenagai chipset Dimensity 7300e dari MediaTek, chip 6nm dengan fokus pada efisiensi daya yang dipadu vapor chamber 3.810 mm² untuk menjaga suhu saat gaming. Layar AMOLED 6,83 inci resolusi 1,5K dengan refresh rate 120Hz dan PWM Dimming 4.320 Hz hadir untuk melindungi mata dari flicker. Lengkap juga dengan IP68 dan IP69, NFC, stereo speaker, dan sensor sidik jari in-display.
🔋 Klaim Daya Tahan Baterai
| 📶 Mode Siaga | 📞 Panggilan |
| 16,7 hari | 47 jam |
| 🎬 Putar Video | 🗺️ Navigasi GPS |
| 28 jam | 16 jam |
Di China, vivo Y600 Pro tersedia dalam empat pilihan warna Black, Blue, Gold, dan Violet dengan harga mulai dari sekitar Rp5,2 jutaan untuk varian 8/128 GB. Belum ada konfirmasi resmi soal jadwal rilis di Indonesia, tapi mengingat pola rilis vivo Y-series sebelumnya, kemungkinan besar pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia tidak akan lama menunggu.
SarangkuMedia penasaran: kalau vivo Y600 Pro masuk Indonesia dengan harga sekitar Rp5-6 jutaan, apakah baterai 10.200 mAh-nya sudah cukup jadi alasan kamu beralih? Atau masih ada spesifikasi lain yang belum memuaskan? Cerita di komentar! 🔋






